Yayayasan Pesantren Islam (YAPI)
YAPI Bangil didirikan pada tanggal 21 Juni 1976 oleh Al-Marhum Ustadz Husein bin Abu Bakar Al-Habsyi. Sebagai lembaga dakwah dan pendidikan, YAPI berkiprah dalam pengelolaan lahan-lahan pendidikan keagamaan yang bertujuan mencetak para santri yang diharapkan mampu menjadi cikal bakal bagi sumber daya manusia masa depan yang tangguh serta mampu menyikapi berbagai masalah secara arif. Untuk itu YAPI membuka beberapa lembaga pendidikan;
* Pesantren Putra yang membawahi SLTP Plus, SMU Plus dan Madrasah Diniyah.
* Pesantren Putri yang membawahi SLTP Plus dan Madrasah Diniyah.
* Taman Kanak-kanak Plus “Al-Abrar”
* Hauzah Imam Shadiq as.
Visi YAPI
Tiga dimendi visi sekolah yaitu;
* Tertinggi dalam Keimanan
* Terdalam dalam Wawasan Keilmuan serta
* Terdepan dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Misi YAPI
Mengembangkan anak didik mampu dalam ilmu pengetahuan, terampil dalam penggunaan tehnologi dan memiliki ilmu alat yang cukup dalam penembangan potensi diri.
Demi meraih tujuan-tujuannya, YAPI merasa berkewajiban menyediakan berbagai sarana dan prasarana pendidikan yang dianggap perlu dan sesuai dengan lingkup kegiatannya. Kurikulum dan aktifitas Pesantren di rancang sesuai dengan kebutuhan para santri dalam membina dirinya menjadi pribadi muslim berkeyakinan lurus (benar) dan sadar akan kewajiban-kewajibannya, baik hubungan dengan Tuhan maupun antar sesamanya, serta memiliki kapasitas keilmuan yang memadai terutama ilmu-ilmu keislaman, sebagai dasar pijakan dalam menyikapi problema kehidupan secara proporsional.
Sebagai lembaga pendidikan yang profesional, pada mulanya YAPI hanya mengacu pada pendidikan keagamaan murni, kemudian melangkah menjadi pendidikan terpadu. Pola pendidikan ini menyajikan program pensantren dan program umum dengan formulasi yang berimbang. Dengan demikian maka para santri akan lebih leluasa untuk menekuni disiplin ilmu yang mereka harapkan dengan tidak merasa khawatir akan kelanjutan pendidikan seusai mereka menyelesaikan studinya di YAPI.
Dengan pertimbangan yang matang dan kajian yang dalam, maka YAPI pada tahun pelajaran 1997-1998 mengadakan perombakan program pendidikan. Yaitu membuka pendidikan Takhasus (Diniyah) yang mengedepankan kurikulum Pesantren, SLTP/SMU yang menyajikan kurikulum Dekdikbud dan kurikulum Pesantren serta Taman Kanak-Kanak (TK-Plus) “Al-Abrar”. Pada tahun 2008, YAPI mengembangkanprogram pendidikan terbarunya dengan meresmikan pembukaan Hauzah Imam Shadiq as.
Tentang YAPI












