Anda di Halaman: Home Artikel Kolom Pendidikan Belajar Cara Belajar (Bag. I)

www.yapibangil.org

Belajar Cara Belajar (Bag. I)

AddThis Social Bookmark Button

(Hasil temuan terkini dan tips-tips cara belajar abad baru)

Oleh: Muhammad Alwi, SE., MM.

A. Pendahuluan

Sistem sekolah saat ini masih memfokuskan perhatian pada apa yang harus dipelajari anak-anak, dan bagaimana mereka harus berfikir. Padahal mestinya sudah harus berfikir mengajar bagaimana cara belajar dan cara berfikir. Belajar bagaimana belajar itulah yang penting. Karena kemampuan kita meraih sukses berbanding lurus dengan kemampuan kita belajar. Kita membutuhkan perubahan baik dalam apa yang dipelajari dan dalam cara bagaimana pelajaran itu dipelajari.

Dunia akan berubah demikian cepat, perubahan 10 tahun terakhir lebih cepat dari 100 tahun sebelumnya. Dengan ini semua maka tidak relevan lagi bertanya, "ingin jadi apa kamu jika sudah besar?", pertanyaannya seharusnya adalah "apa yang pertama-tama bisa kamu lakukan?". Banyak pekerjaan-pekerjaan akan menghilang digantikan otomatisasi dan robotisasi. Sehingga kemampuan untuk mengembangkan diri yang dipacu oleh kemampuan belajar adalah yang sangat penting diera kedepan.  John Maynard Keynes berkata; akan terjadi pengangguran tehnologi dimana otomatisasi akan menyingkirkan orang lebih cepat daripada inovasi untuk menemukan pekerjaan baru bagi mereka. Oleh karena itulah belajar bagaimana cara belajar adalah penting. Tapi ironinya hasil survey menunjukkan bahwa 82% anak-anak masuk sekolah usia 5 sampai 6 tahun memiiki citra yang positif tentang kemampuan belajar mereka sendiri. Tetapi angka ini turun drastic menjadi 18% pada usia 16 tahun. Sehingga 4 dari 5 anak remaja memulai belajarnya dengan rasa tidak nyaman (coba kita uji coba, dalam kelas seorang guru mengatakan pada muridnya; "kita sekarang istirahat atau pelajaran", rata-rata dari 12 kali pertanyaan, 8-10 jawabannya istirahat. Ini meunjukkan ke Sekolah itu rutinitas masyarakat bukan "cari ilmu sesungguhnya"). Pada dasarnya kita (Sekolah dan Kepala Sekolah) adalah menajer dari perusahaan layanan jasa kita sendiri. Gaji kita sebanding dengan mutu, nilai layanan kita sendiri.


B. Fisiologi Otak yang mengagumkan

Otak manusia sudah dapat dijelajahi kedalamannya berkat prosedur-prosedur non-invasif seperti citra resonansi magnetic (MRI) dan topografi emisi-positron. Otak dibagi menjadi 3 yaitu;

  1. Batang otak (otak reptile), karena otak ini ditemukan di jenis-jenis hewan-hewan yang lebih rendah.: ini mengontrol fungsi dasar; pernafasan, detak jantung dan instink-instink primitif (lawan atau lari), juga mengontrol bagian teritori anda. Marah, terancam, tidak nyaman dll.
  2. System limbic (otak mamalia). Komponen dari otak ini adalah Hipotalamus dan Amigdale: ini berfungsi untuk mengendalikan emosi, ia juga memelihara homeostasis (lingkungan yang stabil dalam tubuh). Mengendalikan hormone, rasa haus, lapar, seksualitas, pusat-pusat rasa senang, metabolisme, fungsi kekebalan dan suatu bagian penting dari memori jangka panjang. Hipotalamus dan Amigdale juga pengendali penting prilaku emosional dan prilaku mencapai tujuan. Ini berarti dorongan emosional lebih baik dari pada argument rasional dalam mempengaruhi manusia. Evolusi system limbic berkembang sebelum kita menemukan "logika". Ternyata bagian yang mengendalikan emosi juga mengendalikan kesehatan dan memori. Inilah mengapa hal-hal yang melibatkan emosi akan diingat dengan kuat. Seperti ciuman pertama dari si dia, hari perkawinan, awal perkuliahan dll.

Para peneliti mencacat ketika emosi positif dalam keadaan terbangkitkan, "zat-zat keceriaan", mirip opium yang disebut endorphin terbentuk. Pada gilirannya, ini memicu meningkatnya aliran neurotransmitter yang disebut asetilkolin. Ini sangat penting karena neurotranmiter ini merupakan "pelumas" yang memungkinkan terjadinya sambungan antar sel otak. (disinilah terdapat argumentasi ilmiah menggunakan seni, drama, warna, emosi, bermasyarakat dan bermain dalam pendidikan). Ketika emosi negative hipotalamus tidak menyampaikannya ke neokorteks (bagian otak yang berfikir) tetapi bergeser ke bagian otak yang lebih primitif. Sehingga prilaku lebih intinktif daripada pertimbangan rasional. Seperti saat dikejar anjing, stress ujian (malah tidak dapat berfikir)

3)    Neokorteks (otak berfikir). Tebalnya hanya seperdelapan inci, bentuknya berupa lipatan-lipatan. Jika dibentangkan luasnya sama dengan satu halaman Koran. Ia adalah tempat bersemayamnya kecerdasan. Ia berhubungan dengan melihat, mendengar, mencipta, berfikir dan berbicara. Otak ini terdiri dari lobus-lobus (bagian-bagian khusus).

 

Otak Kiri dan Kanan

Prof Roger Sperry dari universitas California mengatakan;

  • Otak kiri:  khusus diperuntukkan bagi aspek-aspek pembelajaran yang umumnya disebut "akademik" (bahasa, matematika, pemikiran logis, runut dan analitis)
  • Otak kanan: berhubungan dengan aktifitas-aktifitas kreatif yang menggunakan rima, irama, musik, kesan visual, warna dan gambar. Otak kanan adalah "pikiran metaforis" kita yang mencari analogi dan pola. (bandingkan dengan Clark, 1983:24)


Kecerdasan bentuk baru

Tes IQ adalah karya dari Psikolog Prancis Alfred Binet, kemudian dikembangkan untuk umum oleh Lewis Terman dari Universitas Stanford. Secara khusus tes-tes ini hanya mengukur kemampuan soal-soal linguistic (kebahasaan) dan logis-matematis disamping beberapa pandang-ruang (visual-spatial). Lihat juga bagaimana Test TPA (test potensial akademik) yang biasa dilakukan saat mahasiswa ingin kuliah (S-2 atau S-3), jelas ini lebih mengandalkan otak kiri (logika-matematikan, bahasa dan wawasan umum).

Howard Gardner, Prof dari Harvard university mengatakan, bukan seberapa cerdas anda tetapi bagaimana anda menjadi cerdas itulah yang lebih penting. Kecerdasan adalah kemampuan untuk memecahkan masalah atau menciptakan suatu produk yang bernilai dalam suatu latar belakang budaya atau lebih. Ini menunjukkan kecerdasan itu tergantung konteks. Ada 8 kecerdasan menurut Gardner dalam bukunya Frames of Mind yaitu;

  • K. Linguistik (kebahasaan): membaca, menulis, berkomunikasi dengan kata-kata. Seperti; penulis, penyair, orator, pelawak.
  • K. Logis-Matematis: kemampuan berfikir (menalar), menghitung, berfikir logis dan sistematis. Dikembangkan dalam; insinyur, ilmuan, ekonom, akuntan, detektif dan professional hukum.
  • K. Visual-Spatial: kemampuan berfikir menggunakan gambar, mem-visualisasi hasil masa depan, membayangkan berbagai hal pada mata pikiran. Seperti; arsitek, seniman, pemahat, pelaut, fotografer.
  • K. Musikal: kemampuan menggunakan dan mencipta musik, dapat bernyanyi, mengapresiasi musik, menjaga ritme.
  • K. Kenestetik-Tubuh: kemampuan menggunakan tubuh secara terampil untuk memecahkan masalah, menciptakan produk, mengemukakan gagasan, emosi. Seperti; atletik, penari, acting.
  • K. Interpersonal (social):  kemampuan bekerja secara efektif dengan orang lain, berhubungan dengan orang lain, memperlihatkan empati dan pengertian, memperhatikan motivasi dan tujuan mereka. Seperti; guru, politisi, pemuka agama, wirausahawan. (disinilah kita banyak melihat anak-anak yang tidak sukses dalam pendidikan atau "kurang pandai" ternyata berhasil dalam hidupnya yaitu kaya, punya banyak kenalan, disukai orang dll).
  • K. Intrapersonal:  kemampuan menganalisis diri dan merenungkan diri, mampu merenung dalam kesunyian dan menilai prestasi seseorang, meninjau prilaku seseorang dan perasaan-perasaan terdalamnya, mengenal benar diri sendiri. Seperti; filosof, penyuluh, pembimbing.
  • K. Naturalis dan K. Spiritual (tapi ini belum jelas)

Dari kecerdasan-kecerdasar diatas dapat dikatan IQ merupakan "peramal" yang cukup baik untuk keberhasilan disekolah, sebab cara kita mengajar dan materi yang kita ajarkan (buku-buku yang disusun secara logis) bergantung pada kedua kecerdasan itu (Linguistik dan Logis-Matematis). Tetapi IQ bukanlah indicator yang baik bagi kebahagiaan, keberhasilan ekonomi, keberhasilan dalan hubungan dengan manusia, atau sukses dalam kehidupan.

 

Comments
Add New Search
Pusing...
Adrian (125.164.105.xxx) 08-04-2009 11:57:02

Pak, Untuk belajar mesti ada cara belajarnya juga ya?! waduh..belajarnya ada
sudah pusing, tambah belajar cara belajar...Sukses deh. Artikelnya bagus.
thx
jack (125.164.98.xxx) 23-05-2009 07:18:51

thx, yah boleh share artikelnya...
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

Info Pendaftaran
Bagi calon Orang Tua / Wali Murid yang ingin mendaftarkan Putra/i nya ke SMP atau SMA YAPI, saat ini diharap telpon langsung ke Ust.Sohib Aziz
(081 23398091).
Mengingat kuota penerimaan YAPI yang terbatas, Pendaftar akan langsung dipandu oleh beliau.
Terima Kasih.

Agenda YAPI

There are no events at this time

Komentar Terakhir

Kontak YM

Ust. Shohibul Aziz USt. Shohibul Aziz
Ust.. Ahmad Ass. Ust. Ahmad Ass.
Web Admin  Admin

SMS YAPI

+6285755850808 Layanan SMS yang akan mengirimkan konten berupa Hadits dan info seputar YAPI Bangil secara rutin. Mohon TIDAK Dibalas.

Follow us on Twitter

Statistik Pengunjung

106260
Hari iniHari ini3996
KemarinKemarin6271
Minggu IniMinggu Ini42215
Bulan IniBulan Ini100000
TotalTotal1062608