Pesantren Al-Ma’hadul Islami YAPI Bangil, pada hari Rabu, 5 Mei 2010 yang lalu mengadakan acara rehlah dan out bond ke Pacet. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 siswa dan 9 guru pembimbing. “Ini adalah rehlah terbesar yang pernah diadakan oleh Pesantren” menurut Ust. Abdul Mukmin selaku Kepala Pesantren, yang juga turut bergabung dalam rehlah tersebut. Menurutnya, “biasanya, peserta tidak terlalu banyak, paling banyak mencapai 70 siswa dan tempatnya dengan mendirikan tenda atau penginapan. Namun kali ini di samping pesertanya banyak, juga para siswa menginap di villa yang asri dan nyaman untuk dihuni”lanjutnya.
Acara ini diadakan untuk memeberikan refreshing kepada para siswa setelah mereka melaksanakan UTS dan sekaligus untuk menciptakan kedekatan antara siswa dan guru pembimbingnya, serta melatih kemandirian, kebersamaan dan kedewasaan , kata Ust. Ali Al-Hamid selaku Bapak Asrama. Hal yang sama disampaikan oleh Ust. Ahmad Siddiq selaku Waka Kesiswaan Diniyah, yang juga ikut dalam rehlah ini, “ Acara ini sangat penting” Imbuhnya.
Para siswa yang ikut kegiatan ini sudah mempersiapkan diri sejak selasa malam. Mereka membawa persiapan dan perlengkapan rehlah seperti selimut, jaket, kaos kaki, sweter, dan peralatan mandi sebagaimana yang disarankan oleh Ust. Mulyana, Waka keasramaan yang juga turut dalam acara ini. Suasana riang dan gembira sudah terpancar dari wajah-wajah para siswa sejak malam itu.
Di siang harinya setelah makan siang, para siswa mulai berbondong-bondong untuk menunggu kendaraan yang sudah disiapkan oleh Bpk. In’am selaku panitia yang bertanggung jawab mengurusi akomodasi dan kendaraan. “Kita menyiapkan 4 mobil elf umum dan 1 elf Pesantren” katanya. Tepat pada jam 13.30 iring-iringan mobil mulai berangkat menuju tempat wisata Padusan Air Panas Pacet Mojokerto. Pada jam 15.00 rombongan telah sampai di Villa Welirang, sebuah villa yang cukup besar yang menjadi tempat penginapan siswa. 2 Villa yang disewa ini sengaja dipilih oleh Bpk. Wisnu, selaku penanggung jawab villa, karena berdekatan dengan tempat futsal, cabang olah raga yang sangat digemari oleh siswa-siswa YAPI. “Villa welirang ini dekat dengan lapangan futsal tapi agak jauh dari tempat Padusan air panas” katanya.
Setibanya di tempat lokasi, setelah beristirahat sejenak, Ust. Ali al-Hamid selaku ketua panitia langsung membagi siswa menjadi dua kelompok; kelompok SMP dan SMA. Setelah itu siswa diperbolehkan untuk bermain dan beristirahat. Ada sebagian yang bermain futsal, ada yang bermain bulu tangkis, dan ada pula yang berlari-lari. Ketika adzan maghrib dikumandangkan, para siswa diwajibkan untuk mengikuti sholat maghrib berjamaah, membaca do’a tawassul dan sholat Isya berjamaah. Acara ini sengaja dikemas dalam rangka untuk memberikan sentuhan-sentuhan sepiritual kepada para siswa. Acara yang diadakan di lapangan terbuka di belakang villa ini dipimpin langsung oleh Ust. Abdul Mukmin. Dan dalam acara yang bersifat religious ini para siswa terlihat sangat khusyu dalam beribadah dan memanjatkan doa. sehingga ada diantara mereka yang meneteskan air mata kerena takut kepada Allah swt.
Setelah sholat Isya berjamaah, para siswa antri untuk mendapatkan jatah makan malam. Sebuah menu special bali ayam sudah disiapkan dengan cepat oleh Bpk Marfuk, Panitia yang bertanggung jawab terhadap konsumsi siswa. “Kita telah menyiapkan menu-menu special untuk acara pada kali ini; bali ayam, Rawon dan Soup dan ini sudah teruji” kilahnya. Bpk Shohiful yang mendampinginya mengiyakan apa yang dikatakan oleh Bapak Marfuk tadi. Setelah makan malam, siswa dipersilahkan untuk bermain futsal. Panitia telah menyiapkan alokasi waktu 2 jam; dari jam 21.00 – 23.00 dengan harga 100 ribu/jam. Namun karena sangat mengasyikan ada beberapa siswa yang terus bemain dengan urunan sendir hingga larut malam. Menurut Ust. Ali al-hamid ada beberapa siswa yang bermain hingga jam 02.00 pagi.
Di pagi hari setelah adzan shubuh berkumandang, para siswa dibangunkan untuk melaksanakan sholat shubuh berjamaah. Yang bertindak sebagai Imam adalah Ust. Usman al-hadi. Setelah sholat Shubuh berjamaah Ust. Usman memberikan mauidhah hasanah kepada siswa berkaitan tentang cirri-ciri orang yang berakal. Menurutnya, orang berakal adalah orang-orang yang menggunakan akal pikirannya untuk memikirkan ciptaan Allah swt dan senantiasa mengingatNya baik dalam keadaan berdiri, duduk atau berbaring. Para siswa menyimak apa yang dikatakan oleh ust. Usman dengan seksama dan sangat antusias. Hal itu terlihat dari raut wajah mereka yang serius mengikuti ceramahnya.
Setelah makan pagi, siswa dipersiapkan untuk pergi ke Padusan Air panas untuk melaksanakan out bond dan berendam di air panas serta berenang di kolam renang. Semua perlengkapan telah disiapkan oleh siswa. Mobil elf yang sengaja diparkir di villa untuk kepentingan akomodasi sudah dipersiapkan oleh Pak Syamsul, supir yang setia mendampingi para siswa.
Sesampainya di lokasi out bond, para siswa langsung dikumpulkan oleh panitia untuk diberikan materi out bond dan games. Para siswa sangat antusias mengikuti out bond tersebut. Games demi games mereka kerjakan dengan penuh semangat dan kebersamaan. Suara hiruk pikuk dan teriakan kegembiraan kemenangan senantiasa bergema di area tersebut. Suasana hening dan dinginnya udara Pacet menambah suasana menjadi mengasyikkan.
Setelah out bond para siswa dipersilahkan untuk berendam air panas dan berenang. Kolam air panas yang panasnya mencapai 40-50 derajat celcius telah dipenuhi oleh siswa-siswa YAPI. Mereka satu persatu mencoba merendamkan dirinya ke dalam air yang mendidih itu. “Ini sangat panas sekali”, kata Baqir al-hasni. “Ini luar biasa panasnya”, kata Muhammad Jawad al-athas, siswa yang turut berendam di kolam dan disiram oleh teman-temannya. “Rahat sekali rehlah ini”, ketusnya.
Tepat pada jam 13.00 siswa diantar pulang ke villa dan makan siang bersama. Setelah makan siang mereka diminta untuk berkemas-kemas untuk pulang. Ada yang membersihkan piring, menyapu halaman, dan menyiapkan tas-tasnya. Pada jam 15.00 mereka menaiki kendaraan yang sudah diparkir sejak jam 14.00 untuk kembali ke pondok, tempat yang penuh dengan ilmu pengetahuan, untuk kembali belajar . Selamat belajar dan semoga sukses selalu. Amin.
| Comments |
|












hebat dah kalau gt.... ternyata, perm...
Ummu Abiha dialah seorang FATIMAH pri...
Bu Purwani, eksistensial itu ada se...
ayo hawzah tunjukkan biah arobiah kal...
aku ingin sekolah di yapi..........kr...