Pengumuman hasil Ujian Nasional yang diadakan bulan Maret lalu telah dibagikan. Pada hari Sabtu petang, dengan penuh penasaran Ust. Abul Mu’min selaku Kepala Sekolah SMA Al-Ma’hadul Islami membuka amplop resmi yang didalamnya terdapat daftar nilai siswa. Ketika melihat bagian atas dokumen tertulis “100 % Lulus” beliau langsung berucap “Alhamdulillah...”, demikian seperti yang diungkapan pada rekan-rekan guru dan pengurus YAPI.
Rasa khawatir memang cukup beralasan karena sebelumnya terhembus kabar di wilayah Kabupaten Pasuruan sekitar 100 siswa yang diberitakan tidak lulus UN tahun ini. Sebagai seorang Kepala Sekolah yang notabene penanggung jawab nomor satu atas kelangsungan belajar siswanya, tentu hal ini membuat was-was. Namun, seketika setelah membaca pengumuman tersebut raut tegang di wajah pun sirna, seulas senyum menyambut rasa syukur yang tak terkira.
Keberhasilan proses belajar siswa kelas 3 SMA ini memang bukan hasil instan. Jauh sebelum Ujian Nasional digelar, YAPI telah mempersiapkan siswa didiknya dengan berbagai macam program belajar tambahan yang dilangsungkan sore atau malam hari. Tak cukup itu, dua bulan menjelang UN siswa diberikan beberapa kali try out (uji coba) baik yang resmi dari Dinas Pendidikan, maupun yang bersifat intern.
Namun, sekeras apapun usaha itu tidaklah lengkap tanpa do’a yang senantiasa dilantunkan oleh segenap Siswa dan Asatidz (dewan guru), lebih dari itu tentunya dorongan do’a yang penuh keikhlasan dari Orang Tua dan keluarga di rumah menjadi sebuah kesatuan yang ujungnya adalah kesuksesan ini.
Sebuah fenomena menarik ketika pengumuman itu kami muat di Facebook YAPI. Beberapa komentar yang bisa dianggap mewakili sekian banyak Siswa adalah ungkapan rasa syukur dan suka cita yang luar biasa. Semoga suka cita ini bukan karena “bebas” dari penjara suci, namun sebuah semangat baru untuk menatap tantangan kedepan yang pasti lebih berat.
Untuk segenap Siswa-siswi kelas 3 SMA Al-Ma’hadul Islami: Selamat dan Semoga Sukses....!
| Comments |
|













hebat dah kalau gt.... ternyata, perm...
Ummu Abiha dialah seorang FATIMAH pri...
Bu Purwani, eksistensial itu ada se...
ayo hawzah tunjukkan biah arobiah kal...
aku ingin sekolah di yapi..........kr...